Herman Dorong Kolaborasi Atasi Sampah dan Perkuat Fiskal Daerah

2 minutes reading
Thursday, 21 May 2026 01:15 0 Admin

KOTA TANGERANG (Tangerangsiber.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat peran dalam mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan melalui penguatan kolaborasi antardaerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam forum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang membahas berbagai isu strategis pembangunan.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menegaskan tantangan perkotaan saat ini membutuhkan solusi yang tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan melalui sinergi dan kebijakan yang terintegrasi antarpemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Herman saat menghadiri Pra-Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Pra-Rakorkomwil) III APEKSI di Hotel Wahid Prime, Salatiga, Selasa (19/05/2026).

Menurut Herman, sejumlah persoalan seperti pengelolaan sampah, penguatan kapasitas fiskal daerah, hingga menjaga kualitas pelayanan publik menjadi agenda penting yang harus dijawab secara bersama.

“Pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu dibutuhkan solusi yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Herman.

Dalam forum tersebut, Pemkot Tangerang menyatakan dukungan terhadap berbagai rekomendasi yang dihasilkan, terutama terkait penguatan tata kelola persampahan dan perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, persoalan sampah menjadi salah satu isu yang perlu mendapatkan perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas lingkungan dan keberlanjutan pembangunan perkotaan. Di sisi lain, penguatan fiskal daerah juga menjadi faktor penting agar pemerintah tetap mampu menjaga pelayanan publik di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat.

“Kami mendukung penuh rekomendasi yang dihasilkan dalam forum ini. Tantangan daerah harus dijawab dengan langkah yang konkret, namun di saat yang sama pelayanan kepada masyarakat tetap harus menjadi prioritas,” katanya.

Herman menilai APEKSI memiliki peran strategis sebagai ruang kolaborasi antarpemerintah kota untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat koordinasi, serta menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain membahas pengelolaan sampah dan penguatan fiskal, forum tersebut juga mengangkat isu ketahanan pangan perkotaan sebagai salah satu agenda penting untuk mendukung kemandirian daerah di tengah dinamika ekonomi dan pertumbuhan kawasan perkotaan.

“APEKSI harus terus menjadi wadah yang mampu melahirkan solusi bersama dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tambah Herman.

Hasil rekomendasi Pra-Rakorkomwil III selanjutnya akan dibawa dan dimatangkan dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI Tahun 2026 di Kota Medan sebagai bagian dari penguatan agenda pembangunan perkotaan nasional.(man/joe)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

LAINNYA