Wabup Intan Tinjau Lokasi TPS3R, Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

3 minutes reading
Thursday, 6 Aug 2026 13:47 0 Admin

KAB. TANGERANG (Tangerangsiber.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Pematang dan Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa.

Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah dengan meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi pusat pengolahan sampah tersebut, Kamis (6/8/2026).

Dalam peninjauan itu, Intan melihat kondisi lahan, bangunan hanggar, hingga fasilitas pendukung yang akan digunakan sebagai sarana operasional TPS3R. Ia juga berdialog dengan jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur TNI guna memastikan seluruh persiapan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Menurut Intan, pembangunan TPS3R menjadi bagian dari upaya Pemkab Tangerang untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif melalui pemanfaatan teknologi, sehingga penanganan sampah tidak lagi sepenuhnya bergantung pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Kami ingin memastikan kesiapan lokasi ini agar pembangunan TPS3R dapat segera direalisasikan. Alhamdulillah, ada dukungan dari Kementerian Pertahanan melalui Dandim 0510/Tigaraksa untuk pengembangan mesin pengolah sampah Motah. Harapannya, sampah dapat diolah langsung di sini sehingga tidak seluruhnya dibawa ke TPA Jatiwaringin,” ujar Intan.

Ia menjelaskan, saat ini Kabupaten Tangerang telah mengoperasikan dua unit mesin pengolah sampah Motah di TPS Cilingok, Kecamatan Pasar Kemis. Keberhasilan tersebut akan diperluas melalui pembangunan fasilitas serupa di Tigaraksa guna meningkatkan kapasitas pengolahan sampah di wilayah tersebut.

Selain dukungan teknologi, Pemkab Tangerang juga akan mengalokasikan anggaran pada Perubahan APBD Tahun 2026 untuk merenovasi hanggar serta melengkapi berbagai fasilitas penunjang agar operasional TPS3R dapat berjalan optimal.

“Kami juga akan memperbaiki hanggar dan melengkapi fasilitas pendukung sehingga operasional TPS3R dapat berjalan maksimal sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat di sekitar lokasi,” katanya.

Intan menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan teknologi, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam mengurangi, memilah, dan mengolah sampah sejak dari sumbernya.

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi pengelolaan limbah organik, salah satunya ecoenzym yang kini telah dimanfaatkan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan.

“Ecoenzym yang dikembangkan di Kabupaten Tangerang kini telah dimanfaatkan oleh dunia industri. Ini menunjukkan bahwa inovasi masyarakat memiliki kualitas yang baik dan perlu terus dikembangkan sebagai solusi pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Pemkab Tangerang berharap pembangunan TPS3R di Desa Pematang dan Desa Pasir Nangka mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu, mengurangi beban TPA Jatiwaringin, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Dandim 0510/Tigaraksa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Camat Tigaraksa beserta jajaran, serta para kepala desa dan unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD).(man/joe)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

LAINNYA