Pemkot Tangsel Perkuat Gerakan RW Bebas TBC

2 minutes reading
Thursday, 9 Jul 2026 13:11 3 Admin

TANGSEL (Tangerangsiber.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan terus mengintensifkan upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) melalui program RW Bebas TBC. Program ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, hingga warga untuk memutus rantai penularan penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini.

TBC masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Penyakit yang menular melalui udara ini dapat menyerang siapa saja, namun dapat disembuhkan apabila dideteksi sejak dini dan pasien menjalani pengobatan secara tuntas.

Melalui pendekatan berbasis kewilayahan, masyarakat didorong untuk mengenali gejala TBC, mengajak warga yang mengalami batuk berkepanjangan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, serta memberikan dukungan kepada pasien agar disiplin menjalani pengobatan hingga sembuh. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka penularan sekaligus menghilangkan stigma terhadap penyandang TBC.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, keberhasilan eliminasi TBC tidak dapat mengandalkan pemerintah dan tenaga kesehatan semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Eliminasi TBC bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi merupakan gerakan bersama. Melalui program RW Bebas TBC, kami ingin membangun kepedulian masyarakat agar semakin mengenali gejala TBC, tidak ragu memeriksakan diri, serta mendukung pasien menjalani pengobatan hingga tuntas. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan mempercepat tercapainya eliminasi TBC di Kota Tangerang Selatan,” kata Benyamin, Rabu (8/7/2026).

Selain memperkuat layanan di fasilitas kesehatan, Pemkot Tangsel juga terus mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat, pelacakan kontak erat, peningkatan kapasitas kader kesehatan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah wilayah hingga tingkat RT dan RW. Strategi promotif dan preventif tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat.

Menurut Benyamin, dukungan keluarga dan lingkungan menjadi faktor penting dalam mempercepat keberhasilan pengobatan sekaligus mencapai target eliminasi TBC di Kota Tangerang Selatan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghapus stigma terhadap TBC. Penyakit ini dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan secara disiplin sesuai anjuran tenaga kesehatan,” tutupnya.(ded/joe)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

LAINNYA