Pemkab Tangerang Salurkan Rp2,65 Miliar untuk Yatim dan Usaha Warga

2 minutes reading
Wednesday, 9 Sep 2026 23:56 1 Admin

KAB. TANGERANG (Tangerangsiber.id) – Pemerintah Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan sosial senilai Rp2,65 miliar kepada masyarakat, termasuk anak yatim dan perempuan kepala keluarga yang menjalankan usaha.

Bantuan tersebut disalurkan secara simbolis oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Aula Kantor Kecamatan Curug, Rabu (9/9/2026).

Maesyal mengatakan, bantuan terdiri atas Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp500 juta dan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebesar Rp2,15 miliar.

“Bantuan yang disalurkan dalam program ini mencapai Rp2,65 miliar, terdiri dari Rp500 juta untuk BST dan Rp2,15 miliar untuk bantuan UEP,” ujar Maesyal.

BST diberikan kepada 500 penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim, penyandang disabilitas, dan kelompok masyarakat lainnya. Setiap penerima mendapat bantuan Rp1 juta.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama Dinas Sosial dan perangkat Kecamatan Curug menyalurkan bantuan sosial tunai. Masing-masing penerima mendapatkan Rp1 juta dan totalnya untuk 500 orang se-Kabupaten Tangerang,” katanya.

Sementara itu, bantuan UEP diberikan kepada 430 penerima dengan nilai Rp5 juta per orang. Bantuan tersebut digunakan sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usaha kecil, seperti penjualan makanan dan minuman.

“Untuk bantuan Usaha Ekonomi Produktif, kita berikan Rp5 juta kepada 430 penerima, sehingga totalnya Rp2,15 miliar. Ini untuk tambahan permodalan agar usahanya bisa berkembang dan pendapatannya meningkat,” ujar Maesyal.

Selain bantuan tersebut, Pemkab Tangerang berencana menyalurkan bantuan kepada 1.200 warga lanjut usia. Setiap penerima akan mendapat Rp1 juta dengan total anggaran Rp1,2 miliar.

Maesyal mengatakan, bantuan sosial tidak hanya ditujukan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, baik untuk meringankan beban kehidupan sehari-hari maupun bantuan permodalan supaya usaha bisa maju, pendapatan meningkat, dan pada akhirnya dapat membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Ia menjelaskan, penerima bantuan ditetapkan berdasarkan kriteria kesejahteraan masyarakat pada desil 1 hingga desil 5.

Maesyal berharap bantuan produktif dapat meningkatkan pendapatan penerima sehingga secara bertahap keluar dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

“Salah satunya adalah untuk mengentaskan kemiskinan. Kita berharap masyarakat yang tadinya berada pada desil rendah, pendapatannya bisa meningkat,” ujarnya.

Pemkab Tangerang, kata Maesyal, akan terus mengalokasikan program bantuan sosial sesuai kemampuan keuangan daerah serta mengevaluasi pelaksanaannya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Insyaallah Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus berusaha memberikan perhatian setiap tahun. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban masyarakat,” katanya.(man/joe)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

LAINNYA