Pemkot Tangerang Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah

- Penulis

Friday, 21 August 2026 - 02:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG (Tangerangsiber.id) – Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan intervensi terpadu untuk memastikan anak yang tidak sekolah kembali mendapatkan akses pendidikan.

Program tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah dan unsur kewilayahan, mulai dari sekolah, kelurahan, kecamatan hingga instansi yang menangani administrasi kependudukan, perlindungan anak, dan kesejahteraan sosial.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, berdasarkan pembaruan data hingga Juni 2026, masih terdapat anak yang masuk kategori anak tidak sekolah (ATS). Data tersebut telah melalui proses verifikasi dan validasi untuk menentukan sasaran intervensi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain penguatan data, Pemkot Tangerang juga menyiapkan tim penanganan lintas sektor. Tim tersebut akan melibatkan sejumlah perangkat daerah dan unsur kewilayahan agar penanganan tidak hanya dilakukan dari sisi pendidikan, tetapi juga dapat menyentuh faktor sosial, administrasi kependudukan, perlindungan anak, hingga kondisi keluarga,” ujar Wahyudi, Kamis (20/8/2026).

Menurut dia, langkah awal dilakukan dengan menyinkronkan data pendidikan dengan data pokok pendidikan dan pusat data pendidikan. Sinkronisasi tersebut diperlukan untuk memastikan identitas dan alamat anak yang masuk dalam data ATS dapat diverifikasi secara akurat.

Verifikasi juga akan diperkuat di tingkat wilayah dengan melibatkan operator sekolah, kelurahan, dan kecamatan. Petugas akan memastikan kondisi anak di lapangan sekaligus memperbarui data berdasarkan hasil temuan.

Wahyudi mengatakan intervensi terhadap anak dan keluarga akan dilakukan melalui kunjungan langsung atau home visit. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memahami alasan anak tidak melanjutkan pendidikan sekaligus memberikan informasi mengenai pilihan pendidikan yang tersedia.

“Dari sisi akses pendidikan, intervensi akan dilakukan melalui program home visit bersama perangkat kewilayahan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu memberikan edukasi kepada keluarga sekaligus memahami kendala yang membuat anak tidak melanjutkan pendidikan,” katanya.

Baca Juga:  Maryono Gali Strategi Penguatan PAD Tangerang dari Semarang

Selain menangani anak yang sudah tidak bersekolah, Pemkot Tangerang menyiapkan langkah pencegahan terhadap anak yang berisiko berhenti sekolah, terutama saat transisi dari jenjang SD ke SMP.

Sejumlah program akan dioptimalkan, antara lain sekolah gratis, Tangerang Cerdas, serta pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan program Paket A, Paket B, dan Paket C.

Upaya tersebut juga disertai peningkatan kualitas lingkungan belajar melalui penerapan pembelajaran mendalam, pembiasaan positif melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta penguatan sekolah ramah anak.

Pemkot Tangerang juga menyiapkan dashboard monitoring terpadu dengan memadankan data pendidikan, administrasi kependudukan, dan kesejahteraan sosial. Sistem tersebut akan digunakan sebagai dasar menentukan intervensi yang lebih tepat sasaran.

Wahyudi menegaskan penanganan anak tidak sekolah membutuhkan kerja sama lintas sektor dan pemantauan berkelanjutan.

“Penanganan ATS ini tidak bisa dilakukan sendirian. Pemkot Tangerang akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan dan mencegah munculnya kasus baru,” ujarnya.(man/joe)

Follow WhatsApp Channel tangerangsiber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perindo Kota Tangerang Evaluasi Kader, Pengurus Tak Aktif Bisa Diganti
Pakons Prime Hotel Tawarkan Promo Kamar dan Paket Halloween
Perumda Tirta Benteng Gelar Santunan untuk Penyandang Disabilitas di HUT ke-31
BAZNAS Kota Tangerang Raih Predikat Terbaik se-Indonesia 2026
Maryono Ajak 3.207 Lulusan UMT Ambil Peran dalam Pembangunan
Perubahan APBD Disepakati, Sachrudin-Maryono Tekankan Manfaat untuk Masyarakat
Sachrudin: Pergantian Generasi ASN, Pelayanan Publik Harus Terus Berjalan
Maryono: Modernisasi Pendidikan Harus Tetap Berpijak pada Akhlak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 12:46 WIB

Perindo Kota Tangerang Evaluasi Kader, Pengurus Tak Aktif Bisa Diganti

Sunday, 18 October 2026 - 12:45 WIB

Pakons Prime Hotel Tawarkan Promo Kamar dan Paket Halloween

Friday, 16 October 2026 - 11:35 WIB

Perumda Tirta Benteng Gelar Santunan untuk Penyandang Disabilitas di HUT ke-31

Thursday, 15 October 2026 - 13:27 WIB

BAZNAS Kota Tangerang Raih Predikat Terbaik se-Indonesia 2026

Tuesday, 6 October 2026 - 00:12 WIB

Maryono Ajak 3.207 Lulusan UMT Ambil Peran dalam Pembangunan

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Perindo Kota Tangerang Evaluasi Kader, Pengurus Tak Aktif Bisa Diganti

Sunday, 18 Oct 2026 - 12:46 WIB

Kota Tangerang

Pakons Prime Hotel Tawarkan Promo Kamar dan Paket Halloween

Sunday, 18 Oct 2026 - 12:45 WIB

Kabupaten Tangerang

PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang Salurkan Lebih dari Satu Juta Liter Air Bersih

Friday, 16 Oct 2026 - 07:09 WIB

Kota Tangerang

BAZNAS Kota Tangerang Raih Predikat Terbaik se-Indonesia 2026

Thursday, 15 Oct 2026 - 13:27 WIB