Festival Cisadane 2026 Jadi Panggung Seniman Lokal, Puluhan Komunitas Siap Tampil

2 minutes reading
Monday, 20 Jul 2026 13:23 1 Admin

KOTA TANGERANG (Tangerangsiber.id) – Festival Cisadane 2026 tidak hanya menghadirkan beragam hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi panggung bagi puluhan komunitas seni dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaiknya. Selama lima hari penyelenggaraan, 22–26 Juli 2026, berbagai pertunjukan seni modern maupun tradisional akan memeriahkan kawasan Jembatan Kaca dan Bantaran Sungai Cisadane.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan Festival Cisadane menjadi salah satu ruang strategis bagi seniman lokal untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi seni budaya Kota Tangerang kepada masyarakat yang lebih luas.

“Festival Cisadane bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah bagi para pelaku seni untuk berkarya dan memperkenalkan kreativitas mereka kepada masyarakat. Kami ingin talenta-talenta lokal memiliki ruang tampil yang lebih luas sehingga dapat terus berkembang,” ujar Boyke.

Ia menjelaskan, salah satu agenda yang diperkirakan akan menyedot perhatian pengunjung adalah penampilan 40 kelompok modern dance yang dijadwalkan tampil bergantian pada Jumat, 24 Juli 2026. Berbagai koreografi dari komunitas dan sanggar tari akan mengisi panggung utama festival sejak pagi hingga sore hari.

Kemeriahan festival akan berlanjut pada Sabtu, 25 Juli 2026, melalui Festival Band yang menghadirkan belasan grup musik lokal. Selain itu, panggung hiburan juga akan dimeriahkan penampilan BJB Band, Pasmatik 18, dan SIKOE Band yang siap menghibur pengunjung hingga malam.

Menurut Boyke, rangkaian Festival Cisadane tahun ini dirancang lebih beragam agar dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat.

Selain pertunjukan modern dance dan festival band, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai atraksi seni budaya, konser musik, penampilan pembuka yang spektakuler, hingga Lomba Dragon Boat yang selama ini menjadi ikon Festival Cisadane.

“Seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati secara gratis. Kami berharap masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan hiburan, tetapi juga memberikan apresiasi kepada para seniman dan komunitas lokal yang telah mempersiapkan penampilan terbaiknya,” katanya.

Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong Festival Cisadane menjadi agenda budaya yang tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga menjadi ruang pengembangan ekonomi kreatif serta promosi potensi seni budaya lokal.

Melalui keterlibatan puluhan komunitas seni, festival tahunan tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan berkarya bagi para seniman sekaligus menghadirkan pengalaman wisata budaya yang berkesan bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Tangerang.(man/joe)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

LAINNYA