KOTA TANGERANG (Tangerangsiber.id) – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang modern, terjangkau, dan berkelanjutan. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), berbagai inovasi layanan transportasi publik terus dikembangkan agar semakin mudah diakses masyarakat sekaligus menjadi solusi mobilitas yang efisien di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan warga.
Salah satu upaya yang terus didorong adalah mengajak masyarakat beralih menggunakan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng, dua moda transportasi publik yang telah menjadi bagian dari pelayanan transportasi perkotaan di Kota Tangerang. Dengan tarif yang tetap terjangkau, yakni Rp2.000 per perjalanan, kedua layanan tersebut diharapkan mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan penyediaan transportasi publik yang berkualitas merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Menurutnya, transportasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, hingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Pemkot Tangerang terus berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat. Kami ingin masyarakat memiliki pilihan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus ramah di kantong. Karena itu kami mengajak warga untuk mulai menjadikan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari,” ujar Achmad Suhaely saat ditemui, Senin (20/7/2026).
Menurut Suhaely, penggunaan transportasi umum memberikan manfaat yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar menghemat biaya perjalanan. Semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan angkutan umum, maka beban lalu lintas di jalan raya dapat berkurang sehingga berdampak pada menurunnya tingkat kemacetan, berkurangnya konsumsi bahan bakar, hingga menekan emisi gas buang kendaraan.
“Transportasi publik merupakan investasi jangka panjang bagi sebuah kota. Ketika masyarakat mulai terbiasa menggunakan angkutan umum, manfaatnya akan dirasakan bersama. Jalan menjadi lebih tertib, mobilitas lebih lancar, konsumsi bahan bakar dapat ditekan, dan kualitas lingkungan perkotaan pun ikut meningkat,” katanya.
Ia menjelaskan, Bus Tayo saat ini melayani empat koridor utama yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Kota Tangerang, mulai dari kawasan permukiman, pusat pelayanan publik, pusat perdagangan, hingga titik-titik aktivitas masyarakat. Kehadiran Bus Tayo diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi publik dengan pelayanan yang nyaman dan tarif yang terjangkau.
Sementara itu, Angkot Si Benteng berperan sebagai angkutan pengumpan (feeder) yang menghubungkan kawasan permukiman dengan koridor utama Bus Tayo maupun simpul-simpul transportasi lainnya. Integrasi tersebut menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun sistem transportasi yang saling terhubung sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih mudah tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Suhaely menambahkan, peningkatan kualitas layanan transportasi publik terus menjadi prioritas Dinas Perhubungan Kota Tangerang. Berbagai evaluasi dilakukan secara berkala, mulai dari kondisi armada, kualitas pelayanan kepada penumpang, aspek keselamatan perjalanan, hingga kemudahan akses bagi masyarakat.
“Kami terus melakukan pembenahan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari layanan transportasi publik yang disediakan pemerintah. Kenyamanan penumpang, keselamatan perjalanan, ketepatan pelayanan, hingga integrasi antarmoda menjadi fokus kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Selain pembenahan sarana dan pelayanan, Dishub Kota Tangerang juga terus mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan transportasi umum sebagai bagian dari budaya mobilitas perkotaan yang modern. Langkah tersebut dinilai penting mengingat pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi setiap tahun terus meningkat dan berpotensi menambah kepadatan lalu lintas apabila tidak diimbangi dengan meningkatnya penggunaan angkutan umum.
Menurut Suhaely, keberhasilan sistem transportasi publik tidak hanya bergantung pada pemerintah sebagai penyedia layanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai pengguna. Oleh karena itu, ia berharap kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi umum terus meningkat seiring dengan berbagai perbaikan pelayanan yang dilakukan.
“Kami ingin membangun budaya baru, di mana masyarakat merasa bangga dan nyaman menggunakan transportasi publik. Ketika pelayanan terus meningkat dan masyarakat ikut mendukung dengan beralih ke angkutan umum, maka kita sedang bersama-sama membangun Kota Tangerang yang lebih tertib, lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang akan terus melakukan berbagai inovasi di sektor transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Mulai dari penguatan konektivitas antarmoda, peningkatan aksesibilitas, hingga penyempurnaan layanan akan terus dilakukan agar transportasi publik mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.
“Kami optimistis transportasi publik akan semakin diminati masyarakat apabila kualitas pelayanannya terus ditingkatkan. Karena itu, Dishub Kota Tangerang berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, terjangkau, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” pungkas Suhaely.
Melalui penguatan layanan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng, Pemerintah Kota Tangerang berharap transportasi publik tidak hanya menjadi alternatif perjalanan, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas. Dengan demikian, efisiensi biaya transportasi masyarakat dapat terjaga, mobilitas perkotaan semakin lancar, dan cita-cita mewujudkan sistem transportasi yang modern, terintegrasi, serta berkelanjutan di Kota Tangerang dapat terus diwujudkan.(man/joe)
No Comments