Pemkab Tangerang Arahkan Ekonomi Syariah sebagai Instrumen Pembangunan Inklusif

2 minutes reading
Thursday, 29 Jan 2026 00:09 1 Admin

KAB. TANGERANG (TangerangSiber.id) – Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong penguatan ekonomi syariah sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan dan pemerataan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam berbagai program berbasis keadilan dan inklusivitas.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, sinergi antara pemerintah daerah dan MES menjadi penting untuk memastikan ekonomi syariah tidak hanya berkembang sebagai konsep, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam seminar ekonomi syariah di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (27/1/2026).

“Ekonomi syariah harus hadir sebagai solusi yang mendorong kesejahteraan masyarakat, menjunjung prinsip keadilan, keterbukaan, dan pemerataan,” ujar Maesyal.

Ia menambahkan, Kabupaten Tangerang memiliki landasan regulasi yang kuat dalam pengembangan ekonomi syariah. Daerah ini tercatat sebagai salah satu yang pertama memiliki peraturan daerah khusus terkait Masyarakat Ekonomi Syariah. Regulasi tersebut, menurut Maesyal, menjadi pijakan untuk memperluas peran MES hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Selain perluasan struktur organisasi, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan MES agar mampu mengelola program ekonomi syariah secara profesional dan berkelanjutan.

Maesyal menyebutkan, Pemkab Tangerang membuka ruang bagi MES untuk merumuskan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan akses pembiayaan yang mudah dan sesuai prinsip syariah. Langkah ini diharapkan dapat menjadi alternatif pembiayaan bagi pelaku usaha kecil sekaligus mencegah praktik pinjaman informal yang merugikan.

“Ekonomi syariah harus menjadi kebanggaan daerah dan mampu melindungi masyarakat dari praktik ekonomi yang tidak adil,” kata Maesyal.

Sementara itu, Ketua Umum MES Kabupaten Tangerang M. Mahrusillah mengatakan, pihaknya berkomitmen menjadikan ekonomi syariah sebagai pilar penguatan ekonomi kerakyatan. Dalam satu setengah tahun terakhir, MES Kabupaten Tangerang telah melakukan edukasi literasi ekonomi syariah kepada pelaku UMKM dan masyarakat umum di 29 kecamatan.

Ia menambahkan, MES juga akan menyelaraskan program kerjanya dengan arah pembangunan daerah, salah satunya melalui pengembangan pusat UMKM dan kawasan kuliner yang bersertifikat halal.

“Kami ingin ekonomi syariah tidak berhenti pada wacana, tetapi menjadi praktik nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Mahrusillah.

Seminar tersebut juga diisi dengan penandatanganan deklarasi bersama ekonomi syariah serta nota kesepahaman antara sejumlah lembaga, termasuk kerja sama Lembaga Keuangan Mikro Syariah dengan PCNU dan Bursa Efek Indonesia dengan MES, sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi syariah di Kabupaten Tangerang.(man/joe)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

LAINNYA