KOTA TANGERANG (TangerangSiber.id) – Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong pembinaan olahraga sejak usia dini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Liga PASS Kota Tangerang 2026 untuk kelompok umur 10 dan 12 tahun.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin secara resmi membuka kompetisi tersebut di Stadion Mini Sudimara Barat, Sabtu (31/1/2026). Ajang ini diikuti ratusan pemain muda dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) di Kota Tangerang.
Sachrudin mengatakan, kompetisi usia dini memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar olahraga, seperti disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Menurut dia, proses pembinaan jauh lebih penting dibandingkan hasil akhir pertandingan.
“Dalam usia seperti ini, yang utama adalah proses belajar. Anak-anak diajarkan bagaimana bermain dengan jujur, menghargai lawan, dan bekerja sama sebagai satu tim,” ujar Sachrudin.
Ia menilai Liga PASS bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengenal dunia olahraga secara sehat dan menyenangkan. Melalui pengalaman bertanding, para pemain muda diharapkan dapat membangun kepercayaan diri serta karakter positif sejak dini.
Sachrudin juga memotivasi para peserta agar terus berlatih dan berani bermimpi meniti karier di dunia sepak bola. Ia menyebut, kesempatan untuk berkembang selalu terbuka bagi siapa pun yang tekun dan konsisten.
“Teruslah berlatih dan jangan mudah menyerah. Dari lapangan seperti inilah potensi-potensi besar bisa lahir,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sachrudin mengapresiasi peran pengurus SSB serta orang tua yang aktif mendampingi anak-anaknya mengikuti kegiatan olahraga. Dukungan lingkungan, menurut dia, menjadi faktor penting dalam menjaga anak tetap berada pada aktivitas yang positif.
“Sepak bola bukan hanya soal mencetak atlet, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan memiliki semangat kebersamaan,” tutur Sachrudin.
Liga PASS Kota Tangerang 2026 diikuti oleh 30 tim dari 17 SSB. Sebanyak 12 tim berlaga di kategori U-10, sementara 18 tim lainnya bertanding di kategori U-12. Kompetisi ini diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berjenjang menuju prestasi olahraga daerah di masa mendatang.(man/joe)
No Comments