Lantik 183 Pejabat, Sachrudin Tegaskan Proses Bersih dan Tanpa Transaksi

2 minutes reading
Friday, 2 Jan 2026 10:08 1 Admin

KOTA TANGERANG (TangerangSiber.id) – Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas melalui pengisian jabatan berbasis sistem merit. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat melantik dan mengambil sumpah 183 pejabat di lingkungan Pemkot Tangerang, Rabu (31/12/2025).

Pelantikan yang berlangsung di Ruang Al Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, itu meliputi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Pejabat Fungsional, serta penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Sachrudin memastikan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara bersih dan bebas dari praktik transaksional maupun kepentingan tertentu.

“Seluruh proses pengisian jabatan ini tidak didasarkan pada praktik jual beli jabatan, tidak ada kepentingan pribadi atau kelompok, serta tidak ada tekanan dari pihak mana pun,” tegas Sachrudin.

Ia menekankan, penempatan pejabat sepenuhnya didasarkan pada sistem merit yang mengedepankan kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan integritas, sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Setiap tahapan dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Prinsip sistem merit menjadi dasar utama dalam memastikan orang yang tepat berada di posisi yang tepat,” ujarnya.

Kepada para pejabat yang dilantik, Sachrudin mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Jabatan bukan hak, melainkan kepercayaan. Amanah ini harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan dedikasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Dari total 183 pejabat yang dilantik, terdiri atas empat pejabat pimpinan tinggi pratama, 11 pejabat administrator, 33 pejabat pengawas, 25 pejabat fungsional, serta 110 guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah.

Sachrudin menambahkan, penyegaran organisasi merupakan hal yang wajar untuk menjaga kinerja birokrasi tetap optimal.

“Organisasi perlu terus beradaptasi dan melakukan penyegaran agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan responsif,” pungkasnya.(man/joe)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

LAINNYA