Bupati dan Wabup Cirebon Kompak Tinjau Banjir

- Penulis

Sabtu, 29 Januari 2022 - 11:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANGSIBER.ID, (KAB. CIREBON) – Bupati Cirebon, Imron dan  Wabup Cirebon, Wahyu Tjitaningsih (Ayu) kompak melakukan peninjauan ke Kecamatan Waled.

Meskipun peninjauan Bupati dan Wabup sama-sama berbeda lokasi, namun ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Cirebon kepada korban banjir di cirebon timur.

Dari hasil assesment yang dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon kepada Imron dan Ayu, banyak point dan program yang harus segera dilakukan dinas terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak program saat ini dan kedepannya untuk menanggulangi masalah banjir di cirebon timur, khususnya di Kecamatan Waled,” ujar Bupati, Senin (24/01/2022).

Imron menyebutkan, penyebab banjir memang karena Intesitas hujan yang cukup tinggi. Akhirnya, sungai ciberes meluap yang mengakibatkan beberapa desa di Kecamatan Waled terkena dampaknya.

Bukan itu saja, yang terdampak adalah dua provinsi yaitu   Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu, Imron berharap pemerintah pusat segera turun tangan, karena bencana ini sudah masuk dalam skala nasional.

“Bukan kabupaten cirebon saja yang terdampak, tapi provinsi jawa tengah juga. Ini artinya pusat harus segera turun tangan menangani persoalan ini,” jelasnya.

Sementara untuk penanganan kedaruratan, pihaknya sudah melakukan Penyelamatan jiwa dengan cara mengungsikan ribuan warga yang terdampak banjir. Disamping itu, upaya penyelamatan harta benda juga sama sama dilakukan. Ini supaya keamanan harta benda milik warga yang terdampak banjir, juga tetap.

“Tim sudah bekerja semaksimal mungkin dilapangan. Selain menyelamatkan nyawa, juga harta benda milik pengungsi tetap harus dijaga,” ungkap Imron.

Sementara itu, Wabup Ayu mengatakan, penanganan pasca bencana jangka pendek, harus segera dilakukan. Dirinya meminta, dinas terkait segera melakukan pengecekan untuk tanggul-tanggul yang ada saat ini. Ayu meminta DPUTR dan dinas terkait lainnya segera turun kelapangan, untuk memastikan situasi dan kondisi.

Baca Juga:  Aice Pertahankan Posisi Merek Es Krim No.1 di Indonesia

“Dinas terkait segera lakukan pengecekan  tanggul tanggul yang ada.  Sodetan-sodetan sungai dan waduk-waduk penampungan air juga harus dipantau terus. Nanti program jangka panjangnya kita sinergikan program Pemkab Cirebon dengan program Cisanggarung Agung,” terang Ayu.

Ayu juga menilai, setelah melakukan pengecekan ke bendung ambit. Ternyata, salah satu penyebab banjir pada delapan desa di Kecamatan Waled. Namun, untuk mencari solusi bukanlah persoalan yang mudah. Diperlukan kerjasama antara pihak BBWS dengan Pemkab Cirebon serta pusat.

“Programnya ya itu tadi, bisa untuk jangka pendek dan jangka panjang. Kami perlu duduk bareng untuk menyelesaikan persoalan ini. Mudah mudahan ke depan banjir di cirebon timur akan segera bisa diatasi,” harap Ayu.(rls/joe)

Follow WhatsApp Channel tangerangsiber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PK Kedua dalam KUHAP Baru: Membedakan Putusan yang Berbeda dan Putusan yang Bertentangan
Perbedaan Tarif dan Pelayanan Transportasi Online dalam Hukum Perlindungan Konsumen
IRONI KEWAJIBAN CCTV DALAM KUHAP BARU
Ironi di Balik Restorative Justice
Ketika Sengketa Fidusia Berujung Pidana: Siapa Menanggung Beban Ganda?
ANALISIS HUKUM TERHADAP KELANGKAAN BAHAN BAKAR MINYAK DI PROVINSI BALI PADA OKTOBER 2026
ANAK JANGAN MENANGGUNG AKIBAT NIKAH SIRI ORANG TUANYA
Menata Ulang Batas Yurisdiksi Peradilan Militer: Analisis Normatif atas Pertimbangan dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 260/PUU-XXIII/2025
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:38 WIB

PK Kedua dalam KUHAP Baru: Membedakan Putusan yang Berbeda dan Putusan yang Bertentangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:35 WIB

IRONI KEWAJIBAN CCTV DALAM KUHAP BARU

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Ironi di Balik Restorative Justice

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Ketika Sengketa Fidusia Berujung Pidana: Siapa Menanggung Beban Ganda?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:58 WIB

ANALISIS HUKUM TERHADAP KELANGKAAN BAHAN BAKAR MINYAK DI PROVINSI BALI PADA OKTOBER 2026

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Sachrudin Ajak Warga Tangerang Pilah Sampah dari Rumah

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:41 WIB