Puskesmas Balaraja Gencarkan Program Penurunan Stunting

- Penulis

Selasa, 4 Maret 2025 - 10:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. TANGERANG (TangerangSiber.id) – UPTD Puskesmas Balaraja terus berupaya menekan angka stunting dengan berbagai program strategis. Kepala Puskesmas Balaraja, dr. Hj. Ai Siti Zakiyah, menegaskan bahwa pengentasan stunting menjadi prioritas demi menciptakan SDM berkualitas dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, program yang dijalankan tidak hanya menyasar ibu hamil dan balita, tetapi juga remaja putri, yang diberi tablet tambah darah guna mencegah anemia sejak dini.

“Sebanyak 4.825 pelajar putri di wilayah kerja Puskesmas Balaraja telah menerima tablet tambah darah. Langkah ini terbukti efektif menurunkan angka anemia remaja putri dari 508 kasus pada 2023 menjadi 156 kasus pada 2024,” ungkap dr. Ai, Senin (3/3/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Puskesmas Balaraja menjalankan berbagai program, di antaranya:
Catin Kasep (Calon Pengantin Kondisi Sehat Prima) – Pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin, vaksinasi tetanus, serta pemberian tablet tambah darah bagi calon ibu yang terindikasi anemia. Sejak 2024, sudah 905 pasangan mengikuti program ini.

Badut Gemas (Balita di Bawah Dua Tahun Masa Emas) – Kerja sama dengan PT Adis Dimension Footwear untuk pemberian makanan tambahan (PMT) dan edukasi bagi ibu balita stunting. Gebrak Posyandu – Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi balita guna mendeteksi stunting lebih dini.

Melalui berbagai program ini, angka balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Balaraja mengalami perubahan signifikan. Pada 2023 tercatat 67 kasus, meningkat menjadi 133 kasus pada 2024 akibat pendataan yang lebih akurat, namun berhasil ditekan menjadi 100 kasus per Januari 2025.

Tahun ini, Puskesmas Balaraja meluncurkan Program Keping Emas (Kader Pendamping Masa Emas), di mana ibu hamil berisiko stunting akan didampingi kader hingga melahirkan, dan bayi tersebut akan terus dipantau hingga kondisinya normal.

Baca Juga:  Bappeda Tangerang Gelar Rakor 2 Penurunan Stunting

“Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama ibu hamil dan orang tua balita, untuk rutin memeriksakan kesehatan di Puskesmas atau Posyandu terdekat. Dengan langkah bersama, kita bisa menekan angka stunting,” pungkas dr. Ai.(man/joe)

Follow WhatsApp Channel tangerangsiber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cari Tempat Merayakan Tahun Baru 2027 di Tangerang? Fame Hotel Gading Serpong Punya Paket Staycation
Bupati Tangerang Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing
3.791 Anak PAUD di Kabupaten Tangerang Terima Makanan Tambahan
Bupati Tangerang Siapkan Pendidikan Gratis bagi Santri
PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang Salurkan Lebih dari Satu Juta Liter Air Bersih
Bupati Maesyal Tekankan Kinerja Akhir Tahun dan Kebersihan Pelayanan Publik
Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Gagasan Baru
Pemkab Tangerang Beri Apresiasi Perusahaan Teladan lewat Corporate Awards 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Cari Tempat Merayakan Tahun Baru 2027 di Tangerang? Fame Hotel Gading Serpong Punya Paket Staycation

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Bupati Tangerang Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:57 WIB

3.791 Anak PAUD di Kabupaten Tangerang Terima Makanan Tambahan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bupati Tangerang Siapkan Pendidikan Gratis bagi Santri

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09 WIB

PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang Salurkan Lebih dari Satu Juta Liter Air Bersih

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI

Kota Tangerang

PGRI Kota Tangerang Soroti Sanksi Mantan Kepala SDN Panunggangan 2

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:02 WIB

Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan Perdagangan Orang

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:01 WIB