KOTA TANGERANG (Tangerangsiber.id) – Pemerintah Kota Tangerang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, selama musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli selama 24 jam, penempatan pos pemantauan di empat penjuru, serta pengoperasian alat berat pada malam hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Yudi Pradana mengatakan, langkah tersebut bertujuan meningkatkan pengawasan sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan indikasi kebakaran di area TPA.
Menurut Yudi, patroli dilakukan secara terjadwal dengan memperkuat pemantauan di wilayah utara, selatan, timur, dan barat. Pos pemantauan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk membantu petugas mendeteksi potensi munculnya titik api sejak dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Patroli dilakukan secara terjadwal selama 24 jam dengan memperkuat pengawasan di wilayah utara, selatan, timur, dan barat. Penempatan pos pantau di sejumlah titik strategis ini bertujuan membantu petugas mendeteksi lebih dini potensi munculnya titik api di area TPA,” ujar Yudi.
Selain patroli, DLH menyiapkan ekskavator dan buldoser untuk mendukung penanganan di lapangan, termasuk pada malam hari. Dua petugas ditugaskan untuk mendukung operasional alat berat tersebut.
Yudi menjelaskan, kesiapan alat berat pada malam hari diperlukan agar petugas dapat segera mengambil tindakan sesuai dengan kondisi di lapangan apabila muncul indikasi kebakaran.
TPA Rawa Kucing juga menyiapkan armada untuk mengangkut tangki air ke area penimbunan sampah atau landfill apabila ditemukan titik api. Ketersediaan pasokan air di lokasi diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan awal dan mencegah api meluas.
Melalui langkah tersebut, DLH Kota Tangerang berupaya memastikan pengawasan dan kesiapsiagaan berlangsung sepanjang hari, termasuk pada malam hari ketika petugas tetap harus mengantisipasi potensi kebakaran.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan petugas, melindungi lingkungan sekitar, serta meminimalkan risiko terganggunya operasional TPA Rawa Kucing.(man/joe)













Komentar