Tekan Pengangguran, Pemkot Tangerang Perkuat Program OJT melalui Skema Gampang Kerja

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG (TangerangSiber.id) – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat strategi penyerapan tenaga kerja melalui program pelatihan yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri. Melalui Dinas Ketenagakerjaan, Pemkot Tangerang kembali membuka program On The Job Training (OJT) sebagai bagian dari program unggulan Gampang Kerja pada awal 2026.

Program OJT kali ini menggandeng PT Yasunli Abadi Utama Plastik dan diikuti oleh 36 peserta. Kegiatan pembukaan pelatihan berlangsung di Aula Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Jumat (30/1/2026).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan bahwa program OJT merupakan instrumen penting dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan, khususnya kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri. Menurut dia, pelatihan berbasis praktik langsung di perusahaan menjadi pendekatan yang lebih efektif dibandingkan pelatihan konvensional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui OJT, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga memahami budaya kerja, kedisiplinan, serta standar operasional yang diterapkan industri. Ini yang sering kali menjadi kendala utama pencari kerja ketika masuk ke dunia usaha,” ujar Ujang.

Ia menambahkan, program Gampang Kerja dirancang sebagai ekosistem pelatihan dan penempatan kerja yang berkelanjutan. Pemkot Tangerang, kata dia, tidak hanya menyiapkan pelatihan, tetapi juga membangun kemitraan aktif dengan dunia usaha agar lulusan program memiliki peluang kerja nyata.

“Target kami bukan sekadar melatih, tetapi memastikan peserta memiliki daya saing dan peluang direkrut setelah pelatihan selesai. Karena itu, kami terus memperluas kerja sama dengan perusahaan agar pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan pasar kerja,” kata Ujang.

Menurut Ujang, penguatan program OJT juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran secara struktural, sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di sektor industri dan manufaktur.

Baca Juga:  Pra-SPMB SD dan SMP Kota Tangerang Resmi Dimulai

Sementara itu, Eko Suwondo, selaku instruktur dari PT Yasunli Abadi Utama Plastik, menjelaskan bahwa kerja sama program OJT ini merupakan kali kedua dilakukan bersama Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan. Menurut dia, kolaborasi tersebut dinilai efektif dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dalam pelaksanaannya, peserta OJT akan menerima delapan materi teori di kelas, kemudian dilanjutkan dengan praktik kerja lapangan selama 22 hari yang didampingi oleh trainer serta karyawan berpengalaman. Bobot praktik kerja mencapai sekitar 40 persen dari keseluruhan program.

“Selama OJT, peserta bekerja sesuai standar perusahaan. Pengawas tidak dapat memberikan perintah langsung tanpa seizin trainer agar proses pembelajaran tetap terarah,” kata Eko.

Ia menambahkan, lulusan OJT umumnya lebih mudah diarahkan karena telah memahami alur kerja dan budaya perusahaan. Setelah menyelesaikan OJT, peserta berkesempatan mengikuti tes psikologi oleh bagian sumber daya manusia (HRD) sebagai tahapan awal untuk menjadi karyawan.

“Kinerja peserta selama OJT menjadi penilaian utama. Bahkan, kepala divisi dapat merekomendasikan peserta OJT untuk diajukan sebagai calon karyawan,” ujarnya.

Dalam satu kelompok, program OJT diikuti oleh 16 peserta yang dibagi ke dalam dua sif, yakni pagi dan sore. Skema tersebut diterapkan agar proses pelatihan berjalan efektif dan setiap peserta memperoleh pendampingan optimal.

Melalui penguatan program Gampang Kerja, Pemerintah Kota Tangerang berharap semakin banyak warga yang memperoleh akses pelatihan berbasis industri dan peluang kerja berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan tenaga kerja lokal.(man/joe)

Follow WhatsApp Channel tangerangsiber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Keamanan Pangan MBG, Pemkot Tangerang Percepat Sertifikasi Dapur SPPG
Sachrudin Ajak Warga Tangerang Pilah Sampah dari Rumah
Usung Tema Intimate Wedding, Ruang Mula by Deantara Wedding Hadir di Kota Tangerang
Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Pemuda Kuasai Keterampilan dan Teknologi Digital
Dinas Pendidikan Kota Tangerang Hadirkan Pena Aksi, Targetkan Zero Anak Tidak Sekolah
Songsong Indonesia Emas 2045, Pemkot Tangerang Beri Ruang Ekspresi dan Apresiasi Pemuda Berprestasi
Pemkot Tangerang Rampungkan Perbaikan Jalan Iskandar Muda dan Sangego Selatan
Maryono Ajak Wisudawan UNIS Tangerang Terus Belajar dan Berani Berkarya
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:27 WIB

Pastikan Keamanan Pangan MBG, Pemkot Tangerang Percepat Sertifikasi Dapur SPPG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Sachrudin Ajak Warga Tangerang Pilah Sampah dari Rumah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Usung Tema Intimate Wedding, Ruang Mula by Deantara Wedding Hadir di Kota Tangerang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Hadirkan Pena Aksi, Targetkan Zero Anak Tidak Sekolah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Songsong Indonesia Emas 2045, Pemkot Tangerang Beri Ruang Ekspresi dan Apresiasi Pemuda Berprestasi

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Sachrudin Ajak Warga Tangerang Pilah Sampah dari Rumah

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:41 WIB